Inilah Aplikasi Yang Wajib Dimiliki Saat PSBB Diberlakukan
Aneka aplikasi penting agar siap menghadapi PSBB Jakarta (Foto: dok. iStock)

Inilah Aplikasi Yang Wajib Dimiliki Saat PSBB Diberlakukan

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan berlaku lagi di Jakarta mulai Senin (14/9) nanti sesuai keputusan Gubernur untuk menekan penularan virus Corona. Banyak warga akan kembali bekerja atau beraktivitas di rumah saja.

Dihimpun detikINET, Sabtu (12/9/2020), berikut ini adalah beberapa aplikasi yang bisa kalian andalkan untuk bekerja ataupun beraktivitas dari rumah.

1. Aplikasi e-Commerce

Aplikasi e-commerce membantu warga membeli barang secara online tanpa perlu bertandang ke toko secara fisik. Saat ini, sudah banyak pilihan aplikasi toko online tepercaya yang bisa diunduh sesuai keinginan, sebut saja Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Blibli, Sayurbox, dan sebagainya.

Namun pastikan tetap merancang anggaran untuk membeli barang di e-commerce. Lantaran banyak di rumah, bukan tidak mungkin belanja online malah jadi hobi dan membuat pengeluaran bertambah drastis.

2. Aplikasi Work From Home

Kelancaran bekerja dari rumah telah ditunjang oleh banyak aplikasi. Untuk konferensi video, Zoom semakin populer dan aman. Alternatif lain sebut saja WebEx, Microsoft Teams, Google Meet, bahkan WhatsApp dan Facebook yang kini telah mendukung Messenger Rooms, di mana rapat bisa dilakukan oleh banyak orang.

Untuk mengorganisasi pekerjaan, silakan unduh aplikasi to do list atau bisa juga dimasukkan dalam Calendar. Aplikasi semacam Wunderlist bisa mengorganisasi daftar pekerjaan ataupun kebutuhan rumah tangga secara mudah.

3. Aplikasi kesehatan

Di tengah pandemi, menjaga kesehatan sangat penting walau hanya berolahraga di sekeliling rumah. Jika sudah punya wearable kesehatan atau smartwatch, tinggal dipantau bagaimana aktivitas olahraga selama di rumah bisa tetap dijaga. Adapun aplikasi kesehatan yang dikenal bagus untuk smartphone misalnya Fitocracy, Waterlogged, sampai MyFitnessPal.

Di sisi lain mungkin orang ingin memantau perkembangan terkini virus Corona, bisa mengakses situs https://corona.jakarta.go.id/. Peta dunia penyebaran virus Corona atau COVID-19 bisa diakses di https://coronavirus.jhu.edu/map.html.

Jangan lupa aneka aplikasi telemedicine supaya kamu bisa berkonsultasi dengan dokter dan membeli obat secara online untuk kebutuhan sehari-hari. Halodoc jadi aplikasi yang populer untuk bidang telemedicine.

4. Aplikasi Hiburan

Aplikasi hiburan jelas diperlukan untuk menangkal stres selama di rumah. Dewasa ini aplikasi hiburan sangat menjamur. Untuk streaming video, ada misalnya Netflix, Disney+, Viu, dan tentu saja YouTube. Aplikasi musik pilihan utamanya tentu Spotify.

Beragam game juga dapat menjadi kesenangan tersendiri untuk membunuh kebosanan. Mobile Legends, PUBG, sampai COD bisa dimainkan secara online dan menghadirkan keseruan. Atau kalau mau lebih santai, cukup unduh game kasual seperti Cut the Rope, Angry Birds, dan lainnya.

5. Aplikasi Pesan

Tentu semua orang sudah punya aplikasi pesan. Pilihan populer orang Indonesia kemungkinan adalah WhatsApp. Nah, mungkin karena banyak waktu di rumah, bisa juga menjajal kebolehan aplikasi pesan lainnya.

Pilihannya misalnya Telegram atau Signal. Kedua aplikasi itu punya beberapa fitur yang tak dimiliki WhatsApp walau tentu penggunanya lebih sedikit.

6. Aplikasi Mengasah Skill Baru

Waktu di rumah yang cukup banyak bisa pula jadi ajang menambah skill baru lewat aplikasi. Sebut saja Duolingo untuk belajar bahasa asing secara gratis, Coursera yang menawarkan lebih dari 3.500 kursus online gratis dari banyak universitas ternama, atau Yousician bagi yang suka main musik.

Yang gemar masak, bisa mengunduh Yummly. Aplikasi ini tidak hanya menawarkan resep yang sudah jadi, tapi juga bisa membantu kalian mencari ide resep baru dengan bahan-bahan yang sudah ada di dapur.

7. Aplikasi Pesan Antar

Rasanya aplikasi pengantaran barang sudah dimiliki banyak pengguna smartphone sebagai hal yang wajib. Pilihan yang tersedia dan paling populer saat ini tentunya adalah Grab dan Gojek.

Untuk antisipasi, sebaiknya memakai opsi mengantar barang tanpa kontak fisik secara langsung. Lakukan protokol menerima belanja online saat barang sampai yakni: (a). terima paket tanpa kontak dengan pengirim paket; (b) buka paket di luar rumah; (c) buang bungkus paket ke tempat sampah yang aman; (d) semprot barang nonmakanan dengan cairan disinfektan, dan (e) segera cuci tangan.

Sumber: detik.com