Tips Agar Anak Sehat di Masa Pandemi Virus Corona

Tips Agar Anak Sehat di Masa Pandemi Virus Corona

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, ada 4.776 anak balita yang terjangkit COVID-19. Fakta ini cukup memprihatinkan karena anak-anak terutama balita masih memiliki daya tahan tubuh yang lemah sehingga risiko kematian akibat virus ini akan menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan orang dewasa.

Oleh karena itu, anak-anak perlu mendapatkan proteksi tambahan agar terhindar dari penyakit akibat virus Corona ini. Virus yang berasal dari Wuhan China ini memang tengah menjadi permasalahan seluruh warga dunia. Virus ini menyerang sistem pernapasan dan bisa menjangkiti siapa saja dari mulai manula, dewasa, anak-anak, dan balita.

Jika menyerang anak, gejala virus ini mirip seperti gejala flu biasa yaitu, demam, pilek, radang tenggorokan, batuk, dan sesak napas. Terkadang diiringi juga dengan gejala gangguan pencernaan seperti muntah dan diare. Apabila anak memiliki gejala seperti itu, segera periksakan ke dokter.

Agar anak dapat terhindar dari penyakit akibat virus Corona, berikut Do’s & Don’ts yang harus diikuti anak saat pandemi.

Do’s!

1. Aktif Berolahraga

Berolahraga merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan serta meningkatkan daya tahan tubuh. Orang tua bisa mengajak anak untuk aktif bergerak sebagai bentuk olahraga. Selain itu, berolahraga di rumah bisa dilakukan misalnya dengan melihat tutorial video senam di YouTube atau televisi.

2. Menjaga Kebersihan Tubuh

Pastikan anak mandi dua kali sehari dan selalu mencuci tangan menggunakan sabun setelah memegang sesuatu atau melakukan aktivitas. Menjaga kebersihan tubuh merupakan salah satu cara untuk proteksi diri dan meminimalisir risiko penularan penyakit.

3. Konsumsi Makanan Bergizi

Mengonsumsi makanan yang bergizi juga bisa meningkatkan kesehatan tubuh. Asupan makanan yang tepat dan bergizi untuk anak mampu membuat daya tahan tubuh mereka lebih kuat. Pastikan juga asupan sayur dan buah selalu cukup.

4. Lengkapi Nutrisi dengan Madu & Temulawak

Madu dan temulawak merupakan nutrisi pelengkap yang bisa menjaga daya tahan tubuh anak. Madu sejak dulu dikenal dengan sifat anti inflamasi dan anti bakteri sehingga sering digunakan sebagai obat alami. Dengan kedua sifat itu, madu mampu meredakan sakit tenggorokan dan batuk. Madu juga terbukti bisa meningkatkan kemampuan menyerap kalsium yang membantu pertumbuhan tulang dan gigi anak.

Sedangkan temulawak berfungsi untuk menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, temulawak juga mengandung antioksidan yang bisa menangkal radikal bebas.

Dengan kandungan masing-masing bahan tersebut, kombinasi madu dan temulawak dapat menjadi perpaduan tepat untuk menjaga daya tahan tubuh anak dan mempercepat proses penyembuhan ketika anak sakit.

Perpaduan yang tepat tersebut juga dapat ditemukan di Biolysin Syrup, satu-satunya vitamin dengan kombinasi madu dan temulawak untuk meningkatkan daya tahan tubuh anak di tengah pandemi.

Don’ts

1. Bermain di Keramaian

Meskipun terus berada di rumah akan membosankan, tapi itu jauh lebih baik daripada meningkatkan risiko terpapar virus yang banyak tersebar di luar rumah. Jadi, usahakan untuk mengajak anak bermain di rumah saja dan hindari keramaian agar tidak meningkatkan risiko penularan COVID-19.

2. Makan dan Jajan di Tempat Umum

Jajan sembarangan apalagi di tempat umum yang penuh keramaian juga bisa meningkatkan risiko terpapar virus dan bakteri lainnya. Selama masa pandemi ini, usahakan untuk memasak makanan sendiri di rumah. Karena makan atau jajan di tempat umum, selain kurang higienis, peralatan makannya juga tidak terjamin kebersihannya.

3. Kurang Tidur

Malam hari merupakan waktu sel untuk regenerasi, termasuk sel-sel yang ada di dalam sistem imunitas tubuh. Oleh karena itu, istirahat yang cukup saat malam hari bisa membantu memaksimalkan regenerasi sel-sel yang ada di dalam tubuh, membuat tubuh lebih segar keesokan harinya.

Sehingga jika anak kurang tidur, tubuh akan menjadi lesu dan daya tahan tubuh pun melemah. Jika daya tahan tubuh melemah, anak akan mudah terkena penyakit atau virus.

Nah, itu dia do’s and don’ts untuk anak saat masa pandemi ini. Pastikan orang tua selalu menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh anak dengan disiplin menerapkan do’s and don’ts tersebut agar terhindar dari penularan COVID-19

Sumber: detik.com